5 Kura-Kura Paling Unik di Dunia

Kura-kura adalah hewan yang terkenal lamban, hewan ini mudah di kenali dengan adanya tempurung yang keras diatasnya. Kura-kura merupakan salah satu jenis reptile yang populer di dunia, selain karena jinak beberapa jenis dari kura-kura juga mempunyai tampilan eksotik. Tidak jarang orang berani membayar mahal untuk seekor kura-kura berpenampilan unik, namun karena sering diburu populasi kura-kura unik ini sudah semakin langka, beberapa kura-kura langka tersebut diantaranya:

1. Kura-Kura Galapagos

Kura-Kura Tortuga

Kura-kura Galapagos atau yang biasa disebut kura-kura Tortuga merupakan jenis spesies kura terbesar di dunia. Spesies langka ini, di prediksi hingga kini hanya tersisa di alam liar kita sekitar 10.000 ekor saja. Kura-kura ini hidup hingga mencapai umur 150 tahun yang menurut penelitian kita merupakan umur terlama bagi jenis hewan bertulang belakang. Kura-kura Galapagos biasanya memiliki berat tubuh hingga lebih dari 400 kg dan memiliki panjang hampir mencapai kurang lebih 1.2 meter. Kura-kura ini termasuk jenis hewan herbivora makanan utamanya adalah kaktus, rumput dan buah-buahan.

2. Kura-Kura Helm Afrika

kura-kura helm

Kura-kura helm afrika mempunyai ukuran yang agak kecil kurang dari 20cm tetapi pernah juga ditemukan dengan panjang tempurung 32.5cm. Kura-kura jantan dibedakan dengan tebal dan panjangnya ekor, betina cenderung memiliki ekor pendek dan tempurung yang lebih luas, kura-kura helm afrika adalah omnivore makanan utamanya adalah serangga, crustacean kecil, ikan, cacing tanah dan siput bahkan kura-kura ini sanggup menangkap dan menenggelamkan mangsa yang lebih besar seperti burung merpati ketika turun untuk minum.

3. Kura-Kura Mata-Mata

Kura-kura mata-mata

Mata-mata adalah spesies kura-kura air tawar yang berasal dari Kawasan tropis amerika selatan, kura-kura mata-mata mudah dikenali dengan melihat bentuknya yang aneh. Mata-mata adalah hewan pemburu pasif yang berarti mereka mencari makan dengan cara diam dan menunggu hingga ada mangsa yang lewat di dekatnya. Musim kawin dan bertelur mata-mata berlangsung antara bulan Oktober hingga Desember. Telur-telur yang dikeluarkan mata-mata jumlahnya dapat mencapai 28 butir dan berdiameter sekitar 3.5cm.

4. Kura-Kura Black Knobbed.

Kura-kura black knobbed

Black Knobbed adalah kura-kura air berukuran kecil hingga sedang, dengan warna kulit abu-abu terang, karakteristik yang paling menonjol dari kura-kura ini adalah adanya paku atau duri yang menonjol pada tempurungnya. Berjemur adalah kegiatan yang paling disukai kura-kura ini, biasanya saat pagi dan sore hari, jika didekati mereka akan melompat ke air didekatnya, setelah berada didalam air, kura-kura ini akan mencari perlindungan diantara cabang-cabang pohon yang tumbang didasar sungai. Sebagian besar tinggal di dasar sungai yang berpasir dan sungai yang berdasar tanah liat dengan arus yang tidak terlalu deras.

5. Kura-Kura Leher Ular Pulau Rote

Kura-Kura Leher Ular

Kura-kura ini merupakan salah satu hewan endemik di Indonesia, mereka hidup di perairan didekat pulau Rote, Nusa Tenggara Timur. Kura-kura leher ular ini biasanya ditemukan di sekitaran sawah dan rawa danau di selatan pulau Rote. Karena uniknya spesies ini, maka sering kali satwa ini diburu dan diperjual belikan pada pasar gelap. Para kolektor reptil endemik sangat menginginkan hewan ini menjadi salah satu koleksinya. Dan akhirnya pada tahun 2001 perdagangan satwa ini di larang dan di hentikan, karena populasi satwa ini kian menyusut dan menimbulkan kekhawatiran pada dunia internasional. Kura-kura berleher ular ini mempunyai fakta unik tidak seperti kura-kura lainnya. Kura-kura leher ular ini tidak mampu untuk menarik masuk kepalanya ke dalam tempurung seperti kura-kura lainnya, hal ini di sebabkan oleh panjangnya leher kura-kura ini sehingga tidak cukup untuk dimasukan kedalam tempurung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *